Selasa, 16 Juni 2015
12:06:24 WIB
Administrator
dibaca : 335 kali

MADIUN - SURYA, Badan Penge- lolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Madiun memberikan pembinaan dan pemantapan. tugas tim pengelola keuangan di 18 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Madiun, Kamis (9/4).

Acara di Gedung Pertemuan Graha Purabaya itu di i kuti 18 SKPD pengelola belanja tidak langsung, di antaranya BPKAD, Bakesbangpol Dagri, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas dan Pemdes), Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holti- kultura, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata (Dikoperindagpar), Dinas Spsial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Perhubungan dan Informatika, Dinas Pendapatan, RSUD Dolopo, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bagian Perekonomian, dan Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang).

"Kegiatan ini bersifat pembinaan bagi SKPD pengelola belanja tidak langsung baik hibah maupun bantuan sosial (bansos). Penekanannya mulai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), bendahara pembantu hingga pengen- terang Kepala BPKAD Pemkab Madiun, Rod Priambodo.

Penekanan itu, kata mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun ini, khusus dalam pengelolaan belanja tidak langsung. Mulai belanja hibah, subsidi, bansos, bagi hasil, bantuan keuangan maupun belanja tak terduga. Kata Rori, mulai perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban semua keuangan itu, harus lebih balk dari tahun-tahun sebelumnya.

"Memang targetnya untuk mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), karena tahun kemarin sudah mendapatkan gelar itu. Makanya, BPKAD sebagai SKPD yang paling bertanggungjawab dalam pengelolaan keuangan daerah harus melaksanakan pembinaan ini demi kepentingan bersama, “imbuhnya

Prinsipnya, kata Rori, kegiatan itu juga dalam rangka menyamakan persepsi antar SKPD pengelola keuang- an dan belanja tidak langsung itu yang berkaitan dengan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Yakni semua kegiatan mulai dart perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasannya harus memenuhi dua azas penting yakni taat aturan dan sistem pengendalian internal yang baik.

"Artinya belanja tidak langsung itu bisa dimanfaatkan rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan sesuai visi Bupati Madiun.Tapi, meski begitu, penerima bantuan sosial harus tertib administrasi mulai proposal hingga surat pertanggungjawabannya harus lengkap dan sesuai," ungkapnya.

Apalagi, sebelumnya selama 4 tahun sebelum mendapatkan gelar WTP itu, Kabupaten Madiun selalu mendapatkan gelar Wajar Dengan Pengecualian (VVDP). Oleh karenanya, setelah mendapatkan gelar VVTPTahun 2014, Pemkab Madiun harus mampu mempertahankan itu dengan keluarnya hasil pemeriksaan BPK RI Mei 2015 mendatang.

Sekarang untuk mempertahankan WTP, maka asas taat pada aturan mulai perencanaan yakni penyusunan KUAPPAS sampai pengesahan APBD, pelaksanaan hingga pengawasannya harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam APBD. Jadi program tak boleh menggeser dari yang tertuang dalam APBD," tegasnya.

Sementara untuk perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Tahun 2016 diharapkan akan menjadi lebih balk. Di antaranya, menyusun proposal hams dicermati by name by address seta hams dikelompokkan berdasarkan skala prioritas. Hal ini disebabkan karena masih banyak warga yang belum slap dengan aturan baru dalam pengelolaan keuangan itu.

"Contohnya, jembatan ambrol warga langsung mendesak diperbaiki. Padahal, dalam APBD belum dianggar- kan atau belum ada. Itu artinya bukan Pemkab Madiun tak mau membangun tapi semua harus taat aturan. Karena prinsip kerjanya lebih cepat lebih baik, lebih jelas, lebih aman dan mengurangi resiko. Siapa pun yang mau diberi bantuan harus dicek kondisi lapangannya. Kemudian pelaksaan diawasi dan pertanggungjawabannya dikerjakan sesuai aturan, bukan rapel di akhir tahun, “pungkasnya

Baca Juga :


Link Terkait






Banner



Click to Top