Jumat, 19 Juni 2015
13:29:50 WIB
Administrator
dibaca : 272 kali

MADIUN - Badan Pengelolaan Keuangan daft Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun bersama Badan Pengatusan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Perwakilan Propinsi Jawa Timur menggelar pembinaan dan pemantapan tugas tint pengelola keuangan kemarin (17/6). Pembinaan untuk 18 Satuan Ketja Perangkat Daerah (SKPD) ini sebagai salah satu upaya mampertahankan opini WTP.

"Kegiatan ini bersifat pembinaan bagi SKPD pengelola belanja tidak langsung, baik hibah maupun batman social (bansos). Penekanannya mulai kuasa pengguna anggaran (KPA), bendahara pembantu hingga pengendali." kata Ahmad Supriyanto, ketua tim asistensi penatausahaan keuangan Kahupaten Madiun tahun anggaran 2015. di kegiatan di ruang rapat Graha Purbaya Pemkab Madiun Kemarin (17/6).

Sernentara Kepala BPKAD Kabupaten Madiun Rori Priambodo mengaku masih banyak catatan dan pekerjaan yang harus dibenahi bersama. Terutama penyajian laporan keuangan. Diantaranya masih ada di kas bendahara pengeluaran yang belum disetorkan per 31 Desember. “Salah satu yang harus dibenahi masalah penyerapan, teman – teman banyak yang dilakukan akhir tahun. Kalau bisa bulan oktober sudah bisa terserap semuanya, “harapnya.

Lebih lanjut dia berharap opini WTP masih bisa dipenahakan dengan segala kondisi yang ada. Menurut Rori sulit mempertahankan. terlebih BPK akan memerlksa Iebih mendalam atas penyajian laporan keuangan."BPKAD harus melaksanakan pembinaan ini demi kepentingan bersama, supaya opini 1VTP dapat dipertahankan,"jelasnya.


Link Terkait






Banner



Click to Top